Sebelum mengatur halaman, sebelumnya kita harus mengenal dulu yang
namanya section. Section adalah
pengaturan yang digunakan agar tiap-tiap bagian halaman dokumen memiliki format
berbeda. Untuk mengetahui apakah halaman tersebut memiliki section, kita bisa
melihatnya dengan mengaktifkan menu ¶ pada tab Home, atau dengan menekan shortcut Ctrl+* pada keyboard.
Sedangkan untuk mengaktifkannya, kita harus terlebih dulu menggunakan perintah Page Break pada tab Page Layout.
Sedangkan untuk mengaktifkannya, kita harus terlebih dulu menggunakan perintah Page Break pada tab Page Layout.
![]() |
| Contoh Halaman yang memiliki Section |
Sedangkan untuk mengetahui apakah halaman memiliki section yang
berbeda, kita bisa melihatnya di menu Header
& Footer pada tab Insert. Bisa
juga dengan double click pada bagian
batas atas/bawah halaman.
![]() |
| Contoh halaman beda section |
Page break yang akan saya bahas kali ini ada dua jenis, yaitu Next Break dan Continous.
![]() |
| Beberapa jenis Break |
1. Next Break digunakan apabila halaman 1 dan halaman 2 memiliki format yang
berbeda, sedangkan masih dalam satu section. Sebagai contoh, letak penulisan
halaman 2 berada di bawah, sedangkan halaman berikutnya letaknya berada di
atas, masih dalam satu bahasan (section) seperti gambar di bawah.
![]() |
| Contoh halaman beda pengaturan letak halaman |
Caranya adalah:
a. Aktifkan menu Header &
Footer, di halaman 2 posisikan kursor di footer. Tab akan otomatis pindah
ke tab Design.
b. Pilih Page Number, Bottom of
Page, Plain Number 2.
c. Atur format penomoran di Format
Page Number. Dengan Number Format
: (1, 2, 3, …)
d. Pilih Continue from previous
section. OK
![]() |
| Kotak dialog Format Page Number |
e. Untuk mengatur halaman 3, posisikan kursor di header halaman 3. Karena
pengaturan posisi berbeda dengan halaman
2, hilangkan tulisan Same as previous
di tab Design, pastikan Link to Previous
tidak aktif dengan meng-klik, sehingga tulisan Same as previous di header halaman 3 hilang.
f. Untuk pengaturan format, sama dengan pengaturan footer. Hanya saja,
ini header, pilih menu header, posisi halaman di atas kanan halaman.
2. Continous digunakan jika pengaturan halaman 1 dan 2 berbeda format dan
section.
a. Posisikan kursor di akhir bagian yang akan dibuat beda format
pengaturan, pilih menu break Continous
jika dalam satu halaman. Jika berbeda halaman, beri break terlebih dahulu.
b. Pastikan kedua halaman berbeda section.
c. Matikan fungsi Link to
Previous pada halaman kedua.
d. Atur masing-masing halaman, seperti yang sudah saya jelaskan di Next Break.
Sekian,
semoga bermanfaat! ^^






